Pulau Tidung

Pulau Tidung

        Salah satu liburan saya yang mengesankan juga adalah saat saya berlibur dengan sahabat saya dari Edelweis yaitu Cynthia,Agisthia,Angga,Rizky andana dan Malvin ke pulau Tidung di kepulauan Seribu.Liburan kami sama hanya 2 hari 1 malam tetapi memberi kesan yang sangat melekat.Di mulai pada tanggal 11 September 2013,kami sudah berangkat dari depok menuju pelabuhan Angke dari pukul 04.00 subuh.jujur saya,agisthia dan cynthia tidak mandi saat berangkat karena itu terlalu pagi dan pasti sangat dingin.kami naik kendaraan yang sudah di sewa oleh rizky untuk kepelabuhan angke,kapal yang membawa kami menuju pulau Tidung berangkat pukul 07.00 WIB dari pelabuhan Angke.

        Perjalanan menempuh waktu 2 jam dan melewati laut yang luas,perjalanan kami diisi dengan tidur karena kami masih mengantuk.sampai di Pulau Tidung sekitar pukul 09.30 dan kami langsung dijemput oleh Tour gate kami untuk di antar ke Home stay yang telah kami sewa sebelumnya.Sesampainnya di dalam rumah kami langsung diberi makan dan diberi waktu istirahat sampai pukul 12.30 karena setelah itu kami akan memulai wisata air kami di mulai dari Snorkeling di Pantai sekitar pulau pari .Menuju ketempat tersebut kami memakai kapal motor,sesampainya kami langsung memakai peralatan snorkeling dan diberi pengarahan oleh tour gate kami lalu kami langsung terjun ke dalam air,awalnya kami sedikit takut karena ini pengalaman pertama ,tapi selanjutnya kami terbiasa dan mulai menikmati dan kami senang saat diberi kesempatan memberi makan ikan saat kami snorkeling .

        Setelah kami merasa puas kami kembali ke pulau tidung dan disana kami berlima akan menaiki banana boot,tetapi cynthia tidak termasuk karena dia mabuk laut.Ini sangat lucu karena di antara kami berlima yang akan naik hanya saya dan Rizky yang pernah naik banana boot sebelumnya,mereka yang belum awalnya mersa takut tetapi akhirnya berani,terlebih sahabat saya angga yang dengan beraninya duduk di paling depan padahal dia belum pernah sebelumnya,kami di jatuhkan 2 kali saat perjalanan mengitari laut sekitar pantai dan itu cukup menguji kekuatan jantung saat dijatuhkan.Setelah selesai kami kembali ke tempat peristirahatan untuk membersihkan diri dan sekitar jam 5 sore kami pergi ke ujung pulau untuk melihat matahari tenggelam ,menuju kesana kami menggunakan sepeda masing-masing yang telah disediakan ,diperjalanan kami tidak hanya diam tetapi di isi dengan obrolan ringan dan tingkah aneh kami.

         Sesampainnya kita langsung mengabadikan moment sunset dengan berfoto,lalu kami segera pulang sebelum hari makin malam dan setelah sampai kami diberi beberapa lauk seperti udang dan ikan dan dipanggang sendiri oleh kami tapi saya tidak ikut memanggang karena saya malas saya hanya nonton dan makan,tetapi teman kami yang laki-laki tetap mau memanggang lauk tersebut.Setelah makan kami segera istirahat, besok paginya kami pergi ke jembatan cinta di ujung pulau tidung untuk melihat matahari terbit di pagi hari dan kembali mengabadikan moment tersebut .Setelah sarapan kami kembali ke Home stay dan mempersiapkan barang kami karena siangnya kami akan kembali ke Jakarta.Di perjalanan pulang merupakan pengalaman menakutkan karena ombaknya sangat gede membuat kapal yang kita tumpangi mulai goyang dan terus goyang selama perjalanan pulang,dan saya tidak membuka mata saya sampai tiba di Muara angke dan teman saya yang lain pun takut tetapi tidak seperti saya.Pulau Tidung salah satu tempat yang tidak akan saya lupakan karena itu merupakan moment berharga saya bersama sahabat-sahabat saya.

hs

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s