TUGAS

TUGAS

PELANGGARAN HAK PATEN SAMSUNG DENGAN APPLE

PEMBAHASAN

Undang-Undang Pasal 1 ayat 1 Nomor 14 Tahun 2001 telah menyebutkan bahwa hak paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi selama waktu tertentu. Seorang inventor dapat melaksanakan sendiri invensinya atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakannya.

Syarat mendapatkan hak paten ada tiga yaitu penemuan tersebut merupakan penemuan baru. Yang kedua, penemuan tersebut diproduksi dalam skala massal atau industrial. Suatu penemuan teknologi, secanggih apapun, tetapi tidak dapat diproduksi dalam skala industri (karena harganya sangat mahal / tidak ekonomis), maka tidak berhak atas paten. Yang ketiga, penemuan tersebut merupakan penemuan yang tidak terduga sebelumnya (non obvious). Jadi bila sekedar menggabungkan dua benda tidak dapat dipatenkan. Misalnya pensil dan penghapus menjadi pensil dengan penghapus diatasnya. Hal ini tidak bisa dipatenkan.

Hak paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi selama waktu tertentu. Seorang inventor dapat melaksanakan sendiri invensinya atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakannya. Sekarang ini, banyak kasus pelanggaran hak paten khususnya di bidang industri. Hal tersebut disebabkan karena si penjiplak menginginkan produk yang didistribusikan ke seluruh negara atau seluruh daerahnya dapat diakui di masyakarat dan terutama ingin meraih keuntungan yang besar karena dianggap memiliki kesamaan dengan produk produsen lain.

KASUS

Mungkin kasus pelanggaran hak paten banyak terjadi di sekeliling kita,Salah satu permasalahan pelanggaran hak paten yang menjadi pokok perhatian adalah pelanggaran kasus hak paten antara Samsung dengan Apple. Pertarungan hak paten antara Apple dan Samsung kini menjadi headline utama di berbagai media online dunia. Dua perusahaan ini mengaku bahwa pesaing mereka mencatut beberapa design produk mereka. Apple melayangkan gugatan kepada Samsung pada tanggal 15 April 2011 karena perusahaan ini dianggap telah meniru desain dari iPhone. Kemudian Selang beberapa waktu gantian pihak Samsung menggugat balik Apple karena dianggap meniru teknologi 3G dan wireless dari Samsung. Kedua kasus tuntutan tersebut disidangkan di pengadilan Australia, Jepang, Jerman, Korea Selatan dan juga Amerika Serikat. Dalam sidang terakhir di Amerika serikat, akhirnya Apple menang telak atas Samsung. Pihak juri yang diketuai oleh Lucy Koh dalam sidang tersebut menemukan penyalahgunaan beberapa hak paten milik Apple yang digunakan tanpa izin pada beberapa smartphone-smartphone Samsung. Denda sejumlah lebih dari 1 Milliar US dollar wajib dibayarkan Samsung kepada Apple yang merasa dirugikan atas pelanggaran beberapa hak paten tersebut.

Kasus pelanggaran hak paten antara dua perusahaan besar Apple Vs Samsung, di mana dua perusahaan raksasa ini sedang  memperjuangkan hak paten dari produk mereka masing-masing. Dua perusahaan ini mengaku bahwa pesaing mereka mencatut beberapa design produk mereka. Samsung yang telah lama menjadi partner dari Apple diduga menjiplak desain milik Apple, sehingga bisa di bilang teman menjadi lawan, itulah yang terjadi pada dua perusahaan besar dunia, Apple dari Amerika dan Samsung, Korea Selatan. Kasus sengketa hak paten pun mencuat hingga bergulir ke pengadilan. Seperti diketahui, dua perusahaan raksasa itu telah lama menjalin kerjasama yang baik, dimana Apple membuat chip A5 otak dari iPhone 4S dan Ipad 2 di pabrik Samsung yang berlokasi di Texas, Amerika serta komponen Samsung yang banyak tertanam dalam produk Apple seperti Ipad, iPhone dan Mac Book Air.

Sidang yang digelar di Pengadilan San Jose, California, Amerika, 25 Agustus lalu dengan anggota 9 dewan juri menilai Samsung melanggar hak paten dari Apple dan terancam denda Rp 9 trilliun atau US$ 1.051 milliar. Hak paten merupakan hak eksklusif yang diberikan oleh suatu negara atas inovasi atau ide produk teknologi dalam jangka waktu tertentu. Tidak tanggung-tanggung, Samsung melanggar 6 dari 7 hak paten milik Apple.

Berikut ini hak paten yang dipermasalahkan oleh pihak Apple seperti yang dirilis dalam situs Cnet:

  1. Paten No. 381

Antara lain meliputi interface,multi touch, pinch to zoom, cara menggeser dokumen dan page bouncing atau efek yang ditimbulkan ketika halaman discroll sampai bawah. Pelanggaran hak paten nomer ini banyak ditemukan pada produk Samsung Galaxy.

      2.   Paten No. 915

Berkaitan dengan touch screen, yang membedakan antara single touch dan multi touch scrolling. Produk Samsung, Galaxy, Nexus S 4G, Epic 4G, dan Galaxy Tab masuk dalam daftar yang melanggar.

 

 

 

3.   Paten No. 163

Hak paten ini meliputi double tap atau fitur membesarkan guna menaruh foto, web maupun dokumen pada tengah layar. Droid Charge, Seri Samsung Galaxy juga masuk dalam daftar hitam pelanggar hak paten.

  1. Paten No. D ’677

Hak paten ini mengatur soal desain muka dari perangkat iPhone yang dilanggar Samsung dalam produknya seperti Epic 4G, Samsung Galaxy, Vibrant, Fascinate dan Infuse 4G.

  1. Paten No. D ‘087

Hampir sama dengan hak paten no. D ‘677, D ‘087 menyinggung soal ornamental perangkat secara umum yang dilanggar Samsung seperti dalam produk Galaxy dan Vibrant.

  1. Paten No. D’ 305

Hak paten ini menjabarkan UI (User Interface) yang berupa desain berupa icon berbentuk kotak dengan sudut bulat berlatar belakang warna hitam yang tersusun dalam grid. Lagi-lagi, Samsung Galaxy masuk dalam deretan produk yang melanggar.

Putusan pengadilan Amerika Serikatyang memerintahkan Samsung Electronic Co Ltd membayar US$ 119,6 juta atau setara dengan Rp 1,4 triliun pada Apple Inc dinilai tak akan mengganggu bisnis produsen ponsel pintar asal Korea Selatan tersebut.
Putusan hukum tersebut juga tak akan merugikan Samsung secara finansial. Denda US$ 119 juta hanya setara dengan 1 persen dari pendapatan Samsung per kuartalnya yang mencapai US$ 47,56 miliar. “Angka tersebut juga jauh dari tuntutan Apple sebelumnya sebesar US$ 930 juta–yang merupakan nilai gugatan terbesar dalam sejarah,” kata profesor bidang hukum dan paten dari Universitas Rutgers, New Jersey, Amerika Serikat, Michael Carrier, seperti dikutip dari Online Wall Street Journal, Senin, 5 Mei 2014.
Hal tersebut dilontarkan Michael saat menanggapi putusan pengadilan Amerika Serikat yang memenangkan gugatan Apple Inc. Hukuman denda sekitar Rp 1,4 triliiun kepada Samsung ini jauh lebih kecil dari permintaan Apple yang menuntut kerugian US$ 2,2 milar (Rp 25,2 triliun).

Kronologi kasus perseteruan Apple vs Samsung mengenai masalah hak paten telah menjadi kasus terbesar teknologi gadget Dunia sepanjang tahun 2011-2012. Berikut ini awal mula terjadinya konflik antar kedua raksasa gadgat tersebut:

Bulan April 2011

Tahun ini Samsung sudah bersaing dengan Apple dengan memasarkan produk andalannya masing-masing di pasar gadget AS. Tetapi persaingan tersebut menjadi panas saat Apple melayangkan gugatan kepada Samsung pada tanggal 15 April 2011 karena perusahaan ini dianggap telah meniru desain dari iPhone. Kemudian Selang beberapa waktu gantian pihak Samsung menggugat balik Apple karena dianggap meniru teknologi 3G dan wireless dari Samsung. Kedua kasus tuntutan tersebut disidangkan di pengadilan Australia, Jepang, Jerman, Korea Selatan dan juga Amerika Serikat.

Bulan Mei 2011

Pada bulan ini pengacara dari pihak Samsung meminta kode dan data dari iPhone 5 dan iPad 3 karena pihak Samsung mencurigai bahwa produk Apple ini telah meniru konsep yang dimiliki Samsung dan diklaim akan membahayakan produk Samsung yang terbaru nantinya. Tetapi pengadilan menolak permintaan dari Samsung mengenai data iPhone 5 dan iPad 3 ini.

Bulan Agustus 2011

Pada bulan ini Samsung harus kecewa untuk pertama kali setelah pengadilan Jerman melarang penjualan dari Galaxy Tab 10.1 di seluruh Eropa terkecuali Belanda. Yang lebih parah lagi pengadilan Jerman juga meminta agar penjualan Galaxy S, Galaxy S-2, Galaxy Ace di negara Jerman ikut dihentikan.

Bulan September 2011

Penjualan Samsung Galaxy Tab 10.1 dihentikan karena dianggap melanggar hak paten, desain, tampilan dan nuansa dari iPad.

Bulan Oktober 2011

Di bulan ini perang hak paten terjadi di Australia setelah pengadilan di negri kanguru memutuskan untuk melarang penjualan Galaxy Tab 10.1. Karena tabletnya tersebut telah dianggap meniru teknologi layar sentuh dan sistem pengendaliannya dari Apple.

Bulan November 2011

Di bulan ini Samsung kemudian membalas Apple dengan meminta data dan kode dari iPhone 4S untuk dievaluasi dan meminta pengadilan menyetujui penundaan penjualan iPone 4S di pasar Australia. Namun pihak Apple juga membalasnya lagi dengan meminta pengadilan Jerman untuk melarang Galaxy Tab 10.1N terbaru yang sudah didesain ulang oleh Samsung karena juga dianggap telah meniru desain dari iPad.Tetapi tuntutan dari Apple tersebut digugurkan oleh pengadilan Australia dan akhirnya Samsung Galaxy Tab 10.1 diijinkan untuk dipasarkan di Australia pada bulan Desember 2011.

Bulan Desember 2011

Tepat tanggal 9 Desember tahun ini penjualan Galaxy Tab 10.1 dimulai. Namun perseteruan Apple vs Samsung masih belum berakhir. Kedua perusahaan tersebut sama-sama telah mengeluarkan biaya yang sangat besar. Ini bukan lagi sekedar masalah produk dan paten tetapi masalah harga diri dan gengsi dari kedua nama produsen gadget terkenal dunia.

Bulan Januari 2012

Diawal tahun ini  Apple kembali melayangkan gugatan kepada Samsung dengan memberikan bukti berupa kode desain dan data sertifikat resmi dua produk mereka yang dianggap ditiru oleh 10 jenis produk smartphone besutan Samsung.

Bulan Februari 2012

Pengadilan Jerman memutuskan bahwa Galaxy Tab 10.1N tidak mirip dengan iPad. Samsung membuat Galaxy Tab 10.1N ini didesain ulang khusus untuk pasar gadget Jerman dengan mengubah materi dan desain tampilannya.

Bulan Maret 2012

Samsung melayangkan gugatan baru terhadap Apple. Pihak Samsung mengklaim bahwa ada 3 paten teknologi miliknya telah digunakan oleh Apple pada iPhone 4S dan iPad 2. Gugatan ini dilayangkan beberapa jam sebelum Apple mengadakan acara peluncuran dari iPad 3 atau iPad HD.

Bulan April 2012

Para petinggi dari Apple dan Samsung bertemu untuk melakukan upaya negoisasi guna menemukan jalan keluar dan mengakhiri perseteruan tersebut. Pertemuan dilakukan setelah pengadilan California, Amerika Serikat memerintahkan keduanya untuk berpartisipasi dalam pertemuan untuk menemukan solusi dan jalan keluar yang dipimpin oleh seorang Hakim. Namun Negosiasi ini berhenti di tengah jalan.

Bulan Juli 2012

Dibulan ini merupakan tahap akhir dari perseteruan Apple dan Samsung. Keduanya sama-sama memberikan berbagai bukti dokumen berupa foto prototype, email korespondensi antar kedua perusahaan, dan transkrip deposisi dari para saksi ahli yang didatangkan oleh masing-masing kedua belah pihak. Dari kedua berkas dokumen diajukan didapat informasi bahwa:
Isi dokumen Apple menyatakan bahwa Samsung telah melakukan pelanggaran hak paten dan meminta mereka untuk membayar ganti rugi terhadap Apple.Sedangkan berkas dokumen Samsung menyatakan bahwa Apple berusaha untuk melumpuhkan kompetisi pasar dan berusaha untuk memonopoli penjualan teknologi gadget dan meraih untung sebesar-besarnya. Pengadilan ini juga didengar oleh dewan juri berjumlah 10 orang yang memiliki kewenangan dalam membulatkan suara dan memutuskan siapa yang akan keluar sebagai pemenang dari pertarungan ini.Apple mengajukan bukti berupa dokumen milik Samsung yang isinya menggambarkan evaluasi Samsung terhadap produk dari iPhone. Di dalamnya terdapat data-data perbandingan antara Galaxy S dengan iPhone yang juga merekomendasikan agar Galaxy S dibuat dan bekerja lebih ‘mirip’ iPhone 4S.

Bulan Agustus 2012

25 Agustus 2012 pihak dewan juri memutuskan bahwa Samsung telah melanggar beberapa paten milik Apple. Dewan juri mengambil keputusan setelah menganggap bukti-bukti yang diberikan pihak Apple mendukung keputusan tersebut.Sedangkan bukti-bukti yang dibawa oleh Samsung dinilai tidak cukup kuat dan membuat Dewan juri untuk memutuskan Samsung harus membayar denda atau ganti rugi sebesar $1,51 miliar kepada Apple.Dengan kekalahan Samsung ini maka pengguna smartphone di AS dan beberapa Negara lainnya harus rela menghadapi kenyataan untuk sementara tidak bisa menggunakan tablet dan smartphone dari Samsung dan kemungkinan juga beberapa gadget Android lainnya.

 

Dampak perseteruan Apple dan Samsung menurut pengamat
Beberapa analis mengatakan bahwa Microsoft adalah pihak yang diuntungkan akan kemenangan Apple atas Samsung di pengadilan. Hal tersebut terbukti dengan pasaran Windows Phone yang meningkat pasca kejadian tersebut.

Sampai saat ini, beberapa vendor menggunakan operating system Windows Phone dalam produknya seperti Nokia untuk Lumia series. Ketika perseteruan Samsung dan Apple belum berakhir di pengadilan, Android dan iOS adalah dua operating system yang menenggelamkan popularitas Windows Phone.

Tidak banyak orang melirik perangkat dengan operating system besutan Microsoft tersebut. Namun, setelah Samsung dinyatakan bersalah di pengadilan karena meniru desain dan konten menu produk Apple, pasaran perangkat Windows Phone seketika melonjak mencapai 33 persen.

Hal tersebut dikemukakan oleh seorang Senior Executive yang tidak mau disebutkan namanya dari perusahaan kecil di China. Perusahaan ini memproduksi dua perangkat yang satu menggunakan operating system Android dan satu lagi menggunakan Windows Phone. Selama ini, perangkat Android banyak digemari namun setelah Samsung kalah, banyak pengguna handset yang mencoba menggunakan perangkat Windows Phone dari perusahaan tersebut.

Seperti yang dilansir Reuters (27/08), tidak hanya kalah di persidangan dan harus membayar ganti rugi sebesar USD 1 miliar lebih kepada Apple, saham Samsung juga dikabarkan turun sebesar 7,7 persen. Sedangkan di pihak lain, saham Apple mengalami kenaikan sebesar 1,8 persen pada hari Minggu (26/08) kemarin.

Kesimpulan

Menurut saya di sinilah letak pentingnya pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk menghargai dan melindungi HKI-nya. Jika mereka menemukan atau menciptakan suatu invensi, membuat merek, sebaiknya didaftarkan agar diperoleh hak eksklusif dari negara untuk dapat dimanfaatkan jika terjadi sengketa atau pelanggaran atas hak tersebut di kemudian hari.Hak paten sendiri merupakan hak di dalam perindustrian yang membedakan dia dengan hak cipta.Dari kasus ini kita dapat lihat betapa berharganya suatu inovasi yang ditemukan oleh seseorang,hak paten biasanya mengenai penemuan di bidang teknologi.Kasus Samsung dan apple ini bisa di katakan persaingan dari dalam atau internal karena samsung dan apple sebelumnya telah bekerja sama dalam waktu yang lama.Mungkin maksud samsung disini bukan untuk mengcopy desain dari apple atau mencontek suatu inovasi yang telah di patenkan oleh apple.Maksud samsung disini mungkin hanya berinovasi tanpa mengganggu desain awal apple yang telah di keluarkan dalam gedjet terbaru,ini hanya pendapat saya.Tetapi bila di dunia bisnis tentu saja ini sangat merugikan apple karena karena samsung menciptakan sesuatu yang beda dengan masih menggunakan beberapa inovasi apple tentu itu akan menarik perhatian konsumen,apalagi samsung memasang harga yang normal tidak setinggi harga apple.Karena hal ini tentu mungkin apple mengalami penurunan laba di pasar sehinnga apple menggugat samsung.Kalau dari awal samsung dengan resmi meminta izin keapada apple dengan perjanjian tertentu seperti pembayaran royalti dari setiap barang produksi samsung yang masih menggunakan inovasi apple Kasus ini tidak akan terjadi karena samsung merasa di hargai serta apple menganggap samsung tahu tatacara berbisnis.Dari berbagai pendapat orang intinya hanya pentingnya suatu penemuan memiliki hak paten sehingga tidak merugikan si penemu teknologi di kemudian hari dan menjadi kekuatan hukum apabila ada pihak-pihak yang mencoba mencontek atau mempergunakan tanpa izin dari si pemilik hak paten tersebut.

 

Reff

http://maxiandroid.blogspot.com/2012/08/apple-vs-samsung-apple-kalahkan-samsung.html

http://www.tempo.co/read/news/2014/05/05/090575451/Hukuman-Denda-Tak-Akan-Rugikan-Samsung

http://widyadheya.blogspot.com/2013/06/tugas-ke-1-hukum-industri-kasus_9.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s