BADAN HUKUM PUBLIK

Badan Hukum Publik yang Telah Go Public

Sebelum mengetahui Badan hukum yang telah Go public,saya akan membahas sedikit tentang apa itu badan hukum publik.Badan hukum publik adalah badan hukum yang didirikan berdasarkan hukum publik atau orang banyak atau menyangkut kepentingan negara sedangkan badann hukum privat adalah badan hukum yang didirikan atas dasar hukum perdata atau hukum sipil yang menyangkut kepentingan orang atau individu-individu yang termasuk dalam badan hukum tersebut.
Saya menemukan salah satu badan hukum yang telah Go Public adalah PT Jamsostek.

Gambar

TRANSFORMASI PT ASKES & PT JAMSOSTEK DARI PERSERO MENUJU BADAN HUKUM PUBLIK

Dengan telah disahkan dan diundangkannya UU No. 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (UU BPJS), pada tanggal 25 November 2011, maka PT Askes (Persero) dan PT (Persero) Jamsostek ditranformasi menjadi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Transformasi tersebut meliputi perubahan sifat, organ dan prinsip pengelolaan, atau dengan kata lain berkaitan dengan perubahan stuktur dan budaya organisasi.

UU BPJS menentukan bahwa PT Askes (Persero) dinyatakan bubar tanpa likuidasi pada saat mulai beroperasinya BPJS Kesehatan pada tanggal 1 Januari 2014. Sedangkan PT (Persero) Jamsostek dinyatakan bubar tanpa likuidasi pada saat berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan, pada tanggal 1 Januari 2014. BPJS Ketenagakerjaan menurut UU BPJS mulai beroperasi selambatnya tanggal 1 Juli 2015 menyelenggarakan prorgam jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kematian bagi peserta, selain peserta program yang dikelola oleh PT Taspen (Persero) dan PT (Persero) Asabri, sesuai dengan ketentuan Pasal 29 samapai dengan Pasal 46 UU No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Tranformasi PT Askes (Persero) dan PT (Persero) Jamsostek menjadi badan hukum publik BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan diantarkan oleh masing-masing Dewan Komisaris dan Direksi PT Askes (Persero) sampai dengan mulai beroperasinya BPJS Kesehatan dan oleh PT (Persero) Jamsostek sampai dengan berubahnya PT (Persero) Jamsostek menjadi BPJS Ketenagakerjaan.

TRANSFORMASI SIFAT

Transformasi dari PT (Persero) menjadi badan hukum publik sangat mendasar, karena menyangkut perubahan sifat dari pro laba melayani pemegang saham menuju nir laba melayani kepentingan publik yang lebih luas untuk melaksanakan misi yang ditetapkan dalam konstitusi dan peraturan perundang-undangan pelaksanaannya. Dengan kata lain BPJS pada dasarnya menyelenggarakan program yang merupakan program Negara yang bertujuan memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pasal 5 ayat (2) UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik menyatakan bahwa jaminan sosial termasuk salah satu pelayanan yang termasuk dalam pelayanan publik. Sehubungan dengan itu, dalam penyelenggaraannya berpedoman pada asas-asas kepentingan umum, kepastian hukum, kesamaan hak, keseimbangan hak dan kewajiban, keprofesionalan, partisipatif, persamaan perlakuan/tidak diskriminatif, keterbukaan, akuntabilitas, fasilitas dan perlakuan khusus bagi kelompok rentan, ketepatan waktu, dan kecepatan, kemudahan, dan keterjangkauan.

Selain itu secara khusus BPJS menyelenggarakan SJSN, menurut Pasal 2 UU BPJS berdasarkan asas kemanusiaan yang terkait dengan penghargaan terhadap martabat manusia. Manfaat yaitu asas yang bersifat operasional yang menggambarkan pengelolaan yang efisien dan efektif, sedangkan asas yang bersifat idiil yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sebagai badan hukum publik pembentukan BPJS berdasarkan UU BPJS. Fungsi, tugas, wewenang, hak dan kewajibannya juga diatur dalam UU BPJS. UU BPJS menentukan bahwa BPJS bertanggung jawab kepada Presiden. Hal ini berbeda dengan Direksi PT (Persero) yang bertanggung jawab kepada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

TRANSFORMASI ORGAN DAN PRINSIP PENGELOLAAN

Organ BPJS menurut UU BPJS sangat berbeda jika dibandingkan dengan PT (Persero) yang tunduk kepada UU No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN dan peraturan pelaksanaannya, serta tunduk juga pada UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Organ BPJS ditentukan dalam UU BPJS. Terdiri atas Dewan Pengawas dan Direksi yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden. Jumlah anggota Dewan Pengawas dan anggota Direksi, serta mekanisme seleksinya ditentukan dalam UU BPJS. Sedangkan organ PT (Persero) terdiri atas Direksi, Komisaris dan Dewan Pengawas yang di angkat dan diberhentikan oleh RUPS yang mekanisme seleksinya ditentukan dalam Peraturan Pemerintah.

Tugas dan wewenang Dewan Pengawas dan Direksi BPJS diatur dalam UU BPJS, sedangkan tugas dan wewenang Direksi, Komisaris dan Dewan Pengawas diatur dalam Peraturan Pemerintah.

Prinsip pengelolaan BPJS dilaksanakan berdasarkan 9 prinsip penyelenggaraan jaminan sosial, yaitu kegotongroyongan, nir laba, keterbukaan, kehati-hatian, akuntabilitas, portabilitas, kepesertaan bersifat wajib, dana amanat dan hasil pengelolaan Dana Jaminan Sosial dipergunakan seluruhnya untuk pengembangan program dan untuk sebesar-besar kepentingan peserta. Sedangkan pengelolaan PT (persero) mengikuti prinsip-prinsip yang berlaku bagi Perseroan Terbatas yang pada intinya memaksimalkan kembalian (return) bagi pemegang saham.

PT Askes (Persero) dan PT (Persero) Jamsostek dari sekarang harus mempersiapkan diri untuk melakukan perubahan struktural, mekanisme kerja dan perubahan kultur organisasi masing-masing, secara terarah dan terencana, agar target waktu yang ditentukan dalam UU BPJS dapat dipenuhi.

Dengan beroperasinya BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan cakupan semesta kepesertaan jaminan sosial dan pemberian manfaat yang lebih baik kepada peserta dan anggota keluarganya dapat diwujudkan dalam rangka memenuhi hak konstitusional penduduk atas jaminan sosial.

Perbedaan Sebelum dan Sesudah PT.Jamsostek Go Public

UU No.3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK). Dan melalui PP No.36/1995 ditetapkannya PT Jamsostek sebagai badan penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Program Jamsostek memberikan perlindungan dasar untuk memenuhi kebutuhan minimal bagi tenaga kerja dan keluarganya, dengan memberikan kepastian berlangsungnya arus penerimaan penghasilan keluarga sebagai pengganti sebagian atau seluruhnya penghasilan yang hilang, akibat risiko sosial.

Kiprah Perusahaan yang mengedepankan kepentingan dan hak normatif Tenaga Kerja di Indonesia terus berlanjut. Sampai saat ini, PT Jamsostek (Persero) memberikan perlindungan 4 (empat) program, yang mencakup Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) bagi seluruh tenaga kerja dan keluarganya.Karena sebelum Go public pun PT. Jamsostek memang memiliki tujuan yang menyangkut pelayanan masyarakat,hanya sebelum Go Public PT.Jamsostek masih bertujuan mencari laba di samping dia melayani masyarakat.

Sebenarnya tidak terlalu banyak perbedaan sebelum dan sesudah Go Public,hanya setelah Go Public PT.Jamsostek lebih bagus dan lebih banyak dalam membantu masyarakat karena dia telah menjadi badan hukum milik pemerintah. Tahun 2011, ditetapkanlah UU No 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Sesuai dengan amanat undang-undang, tanggal 1 Januri 2014 PT Jamsostek akan berubah menjadi Badan Hukum Publik. PT Jamsostek tetap dipercaya untuk menyelenggarakan program jaminan sosial tenaga kerja, yang meliputi JKK, JKM, JHT dengan penambahan Jaminan Pensiun mulai 1 Juli 2015.

Sesudah Go Public PT.Jamsostek tidak lagi menjadi badan Hukum yang hanya memiliki satu tujuan yaitu mencari laba,tetapi Jamsostek lebih memfokuskan dalam pelayanan masyarakat sesuai dengan kewajibannya sebagai Badan Hukum Milik Negara.Oleh Karena itu Tantangan terbesar PT Jamsostek adalah menumbuhkan kesadaran di benak seluruh karyawannya untuk terus-menerus meningkatkan standar pelayanan prima. Tanpa kesadaran tersebut, mustahil PT Jamsostek bisa mewujudkan visi menjadi Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang berkelas dunia.sehingga PT jamsostek lebih meningkatkan di bidang :

  • Komitmen Melayani

Karena kualitas melayani yang berbeda-beda belum mencerminkan keseragaman pelayanan yang sesungguhnya sehingga PT.Jamsostek masih berusaha keras dalam mewujudkan hal ini dengan di bantu oleh pemerintah.

  • Pelayanan Prima

upaya untuk membantu menyiapkan, menyediakan, atau mengurus keperluan orang lain. Sedangkan pelayanan publik adalah segala kegiatan pelayanan yang dilaksanakan oleh penyelenggara pelayanan publik sebagai upaya pemenuhan kebutuhan penerima pelayanan maupun pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan.

  • Optimalisasi Manfaat Jaminan

Sampai hari ini, setidaknya PT Jamsotek sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan manfaat yang optimal kepada seluruh peserta Jamsostek. Terbukti, PT Jamsostek sudah berhasil memberikan keuntungan sebesar 16,1 persen bagi peserta program JHT. Meskipun demikian, terlepas dari usaha maksimal yang sudah dilakukan, dan reputasi PT Jamsostek sebagai lembaga negara yang menyediakan program jaminan sosial bagi tenaga kerja di Indonesia, dalam prakteknya belum semua tenaga kerja sudah menjadi peserta Jamsostek dan memahami manfaat dari jaminan sosial yang diberikan.

KESIMPULAN

Jadi menurut saya PT.Jamsostek sebaiknya memang harus Go Public karena di samping agar dia di akui secara Hukum juga dapat di akui secara umum atau masyarakat sebagai badan hukum yang terpercaya dan kompeten,ini juga dapat berdampak positif demi kemajuan PT.Jamsostek itu sendiri.Karena kita tahu bila sudah resmi menjadi Badan Hukum public milik pemerintah maka akan mendapatkan subsidi dari pemerintah dalam membangun PT.Jamsostek itu sendiri serta dalam kegiatan melayani masyarakat,demi kemajuan bangsa indonesia.

 

 

Referensi:

http://www.idx.co.id/

http://www.jamsosindonesia.com/cetak/printout/257

http://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/content/i.php?mid=2&id=9

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s