Dampak Inflasi Bagi Perekonomian nasional

Dampak Inflasi Bagi Perekonomian nasional

Inflasi adalah kenaikan barang secara terus menerus dalam periode tertentu.Inflasi di sebabkan karena 3 hal yaitu permintaan terhadap barang tersebut naik sedangkan barang yang di cari langka,kenaikan harga produksi,dan kenaikan harga produksi di tambah kenaikan permintaan.perekonomian merupakan suatu bidang kegiatan manusia dalam rangka mencukupi kebutuhannya disamping alat pemuas kebutuhan yang terbatas. Hal tersebut dalam ilmu ekonomi menyangkut berbagai bidang antara lain permintaan, penawaran, produksi, distribusi barang dan jasa. 

Bidang ekonomi tidak bisa dilepaskan dengan factor-faktor lainnya yang saling berkaitan. Perekonomian selain berkaitan dengan wilayah geografi suatu Negara, juga sumber kekayaan alam, sumber daya manusia, cita-cita masyarakat yang lazimnya disebut ideology, akumulasi kekuatan, kekuasaan, serta kebijaksanaan yang akan diterapkan dalam kegiatan produksi dan distribusi, nilai social budaya, serta pertahanan dan keamanan yang memberikan jaminan lancarnya roda kegiatan ekonomi suatu bangsa. Proses tersebut akan mempunyai dampak positif dalam arti meningkatkan kesejahteraan suatu banga manakala kegiatan ekonomi itu terselenggara dalam posisi keseimbangan antara permintaan dan penawaran, produksi, distribusi barang dan jasa.

Permasalah perekonomian saat ini adalah bukan hanya sekadar inflasi atau deflasi melainkan adanya ketimpangan – ketimpangan di berbagai daerah, seperti didaerah tertentu ada yang mempunyai rumah mewah tapi di suatu daerah tertentu masih ada yang mempunyai rumah yang kumuh.

Salah satu faktor yang mempengaruhi perekonomian adalah inflasi, dampaknya adalah melemahnya daya beli masyrakat, lesunya investasi sehingga mengakibatkan pertumbuhan perekonomian menjadi terhambat.

Inflasi dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu tarikan permintaan dan yang kedua adalah desakan produksi dan/atau distribusi. Untuk sebab pertama lebih dipengaruhi dari peran negara dalam kebijakan moneter (Bank Sentral), sedangkan untuk sebab kedua lebih dipengaruhi dari peran negara dalam kebijakan eksekutor yang dalam hal ini dipegang oleh Pemerintah seperti fiskal, kebijakan pembangunan infrastruktur, regulasi, dll.

1. Inflasi tarikan permintaan terjadi akibat adanya permintaan total yang berlebihan dimana biasanya dipicu oleh membanjirnya likuiditas di pasar sehingga terjadi permintaan yang tinggi dan memicu perubahan pada tingkat harga.. Meningkatnya permintaan terhadap faktor produksi itu kemudian menyebabkan harga faktor produksi meningkat. Jadi, inflasi ini terjadi karena suatu kenaikan dalam permintaan total sewaktu perekonomian yang bersangkutan dalam situasi full employment dimana biasanya lebih disebabkan oleh rangsangan volume likuiditas dipasar yang berlebihan. Membanjirnya likuiditas di pasar juga disebabkan oleh banyak faktor selain yang utama tentunya kemampuan bank sentral dalam mengatur peredaran jumlah uang, kebijakan suku bunga bank sentral, sampai dengan aksi spekulasi yang terjadi di sektor industri keuangan.

2. Inflasi desakan biaya terjadi akibat adanya kelangkaan produksi atau juga termasuk adanya kelangkaan distribusi, walau permintaan secara umum tidak ada perubahan yang meningkat secara signifikan. Berkurangnya produksi sendiri bisa terjadi akibat berbagai hal seperti adanya masalah teknis di sumber produksi (pabrik, perkebunan, dll), bencana alam, cuaca, atau kelangkaan bahan baku untuk menghasilkan produksi tsb, aksi spekulasi (penimbunan), dll, sehingga memicu kelangkaan produksi yang terkait tersebut di pasaran. Begitu juga hal yang sama dapat terjadi pada distribusi, dimana dalam hal ini faktor infrastruktur memainkan peranan yang sangat penting.

Pengaruh Inflasi Terhadap Perekonomian

Beberapa dampak inflasi terhadap perekonomian adalah sebagai berikut:

*Investasi bertambah dan produksi berkurang

Pada saat inflasi,pemerintah sengaja membuat kebijakan yaitu menaikkan tingkat suku bunga bank dengan tujuan banyak orang yang akan menabung,sehingga uang yang beredar di masayarakat berkurang.Disatu sisi hal tersebut memang bisa mengatasi masalah yaitu berkurangnya uang beredar di masyarakat yaitu menekan laju inflasi,namun disisi lain orang akan lebih banyak berinvestasi pada deposito daripda bekerja.

*Tidak ada Gairah Usaha

Inflasi mengakibatkan tidak ada gairah usaha di kalangan masyarakat.mereka sudah trauma dengan adanya inflasi yang memporak-porandakan perekonomian negara.Mereka takut berspekulasi bila membuka usaha dan rugi.Tentu tidak ada satupun pengusaha yang bercita-cita agar usahanya bangkrut.

*Pengangguran Meningkat

Inflasi menyebabkan sebagian besar perusahaan besar maupun kecil bangkrut,akibtnya tentu saja pekerja atau para karyawan terkena PHK dan mereka menjadi pengangguran karena Inflasi.

*Gangguan Psikologis

Inflasi menyebabkan gangguan psikologis,seorang pengusaha yang tiba-tiba bangkrut bisa mengalami depresi akutn dan itu semua di sebabkan inflasi.

*Terhadap distribusi pendapatan ada pihak-pihak yang dirugikan

 diantaranyaInflasi akan merugikan bagi mereka yang berpendapatan tetap.seperti; pegawai negeri.  

Kerugian akan dialami bagi mereka yang menyimpan kekayaan dalam bentuk uang tunai.

   Kerugian akan dialami para kreditur, bila bunga pinjaman yang diberikan lebih rendah dari     inflasi.

*Dampak terhadap efisiensi, berpengaruh pada:

-Proses produksi dalam penggunaan faktor-faktor produksi menjadi tidak efesien ada saat terjadi inflasi.

-Perubahan daya beli masyarakat yang berdampak terhadap struktur permintaan masyarakat terhadap beberapa jenis barang.

*Dampak inflasi terhadap output (hasil produksi):

-Inflasi bisa menyebabkan kenaikan produksi. Biasanya dalam keadaan inflasi kenaikan harga   barang akan mendahului kenaikan gaji, hal ini yang menguntungkan produsen.

-Bila laju inflasi terlalu tinggi akan berakibat turunnya jumlah hasil produksi, dikarenakan nilai riil   uang akan turun dan masyarakat tidak senang memiliki uang tunai, akibatnya pertukaran   dilakukan antara barang dengan barang.

*Dampak inflasi terhadap pengangguran

Suatu negara yang berusaha menghentikan laju inflasi yang tinggi, berarti pada saat yang sama akan menciptakan pengangguran.

 

Reff:

http://www.anneahira.com/pengaruh-inflasi-terhadap-perkembangan-perekonomian.htm

http://www.bimbingan.org/pengaruh-inflasi-terhadap-perekonomian.htm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s